• Metal Detector For Security

    JL. RADIN INTEN II NO. 62 DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR/ 021 8690 6770 / 021 8690 6777 SALES@METALDETECTORINDONESIA.COM - WWW.METALDETECTORINDONESIA.COM

  • Metal Detector For Security

    JL. RADIN INTEN II NO. 62 DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR/ 021 8690 6770 / 021 8690 6777 SALES@METALDETECTORINDONESIA.COM - WWW.METALDETECTORINDONESIA.COM

  • Metal Detector For Security

    JL. RADIN INTEN II NO. 62 DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR/ 021 8690 6770 / 021 8690 6777 SALES@METALDETECTORINDONESIA.COM - WWW.METALDETECTORINDONESIA.COM

Wednesday, 28 December 2016

Penjagaan Stasiun Purwokerto Libatkan Metal Detector dan Anjing Pelacak

Penjagaan Stasiun Purwokerto Libatkan Metal Detector dan Anjing Pelacak
Stasiun Purwokerto

Bagi Anda yang akan naik kereta api di Stasiun Besar Purwokerto, jangan kaget jika nanti ada pemeriksaan yang lebih ketat. Pemeriksaan dilakukan personel gabungan PT KAI dan aparat kepolisian. Pemeriksaan juga dilakukan menggunakan peralatan metal detector dan anjing pelacak. 

Manajer Humas Daop V Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, selama Natal dan tahun baru, jumlah penumpang kereta api mengalami peningkatan yang signifikan. Sehingga perlu adanya pelayan ekstra, termasuk pelayanan pengamanan agar bisa memberikan keamanan bagi para penumpang

“Ini tujuannya untuk meningkatkan pelayanan keamanan. Kalau metal detector ini sangat parsial banget, sedangkan peningkatan keamanan kami ada tim dari intern dan tim dari aparat keamanan juga,” kata Ixfan kepada Radarmas.

Total personel dari tim gabungan yang dipersiapkan untuk pengamanan di wilayah DAOP V Purwokerto mencapai ribuan personel, yang terdiri dari TNI dan Polri sebanyak 40 orang, serta dari intern KAI sebanyak 1.208 orang. Mereka tersebar di beberapa titik wilayah Daop V.

Ia mengatakan, peningkatan keamanan ini dilakukan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru. Dimulai sejak Jumat (23/12) sampai Sabtu (8/1) mendatang. Karena pada masa itu, peningkatan jumlah penumpang bisa mencapai 100 persen, bahkan lebih.

“Masa tersebut (Natal dan tahun Baru) jumlah penumpangnnya lebih, jadi perhatiannya juga lebih, dan konsentrasinya juga. Okupansi rata-rata 90 persen. Pengamanan metal detector dan anjing pelacak diberlakukan mulai hari ini (kemarin, red) sampai tanggal 8 Januari nanti,” ujar dia.

Diakui adanya pengamanan ekstra tersebut, kenyamanan penumpang akan sedikit terganggu. Namun demikian, upaya pengamanan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan ancaman teror sehingga diharapkan penumpang justru akan merasa lebih aman.
Share:

Sunday, 18 December 2016

Polri Perketat Pengawasan Gereja dengan Metal Detector

Nantinya, kata Awi, pengunjung juga akan di-screening dengan memasang pintu metal detector. "Untuk pengamanan natal dan tahun baru kita ada Operasi Lilin, tentunya gereja-gereja juga akan kita amankan," kata Awi di Mabes Polri, Senin (12/12/2016).
Pintu Metal Detector
Pasca dibekuknya anggota teroris di beberapa tempat berbeda pada Sabtu lalu, Polri makin memperketat pengaman terhadap gereja dan objek vital lainnya. Peningkatan pengamanan ini juga dilakukan mengingat perayaan Natal 2016 dan tahun baru 2017 yang semakin dekat.

Kabag Mitra Divisi Humas Polri Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, pengamanan ekstra ketat bakal difokuskan pada gereja-gereja yang memiliki potensi gangguan kerawanan terhadap aksi yang tidak diinginkan.

Nantinya, kata Awi, pengunjung juga akan di-screening dengan memasang pintu metal detector. "Untuk pengamanan natal dan tahun baru kita ada Operasi Lilin, tentunya gereja-gereja juga akan kita amankan," kata Awi di Mabes Polri, Senin (12/12/2016).

Sebelumnya, tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap lima teroris di beberapa lokasi. Kelompok teroris jaringan Jamaah Anshorut Daulah Khilafah Nusantara (JADKN) ini merencanakan pengeboman di kawasan objek vital nasional.

Rencana amaliyah tersebut akan dilakukan oleh tersangka seorang perempuan, Dian Yulia Novi. Sedianya, aksi tersebut akan dilakukan pada Minggu (11/12/2016) pagi saat pergantian jaga Paspampres di Istana.

"Tentunya peningkatan kewaspadaan selalu ada, kita tidak boleh lengah dan tim Densus pun masih terus bekerja untuk mengembangkan jaringan ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Awi Setiyono.

Dirinya juga mengimbau agar pengamanan dalam objek vital untuk meningkatkan kewaspadaan. "Kita berikan imbauan, minimal stake holder harus lakukan pengamanan juga," lanjutnya.
Share:
Powered by Blogger.

Contributors