Sunday, 18 December 2016

Polri Perketat Pengawasan Gereja dengan Metal Detector

Nantinya, kata Awi, pengunjung juga akan di-screening dengan memasang pintu metal detector. "Untuk pengamanan natal dan tahun baru kita ada Operasi Lilin, tentunya gereja-gereja juga akan kita amankan," kata Awi di Mabes Polri, Senin (12/12/2016).
Pintu Metal Detector
Pasca dibekuknya anggota teroris di beberapa tempat berbeda pada Sabtu lalu, Polri makin memperketat pengaman terhadap gereja dan objek vital lainnya. Peningkatan pengamanan ini juga dilakukan mengingat perayaan Natal 2016 dan tahun baru 2017 yang semakin dekat.

Kabag Mitra Divisi Humas Polri Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, pengamanan ekstra ketat bakal difokuskan pada gereja-gereja yang memiliki potensi gangguan kerawanan terhadap aksi yang tidak diinginkan.

Nantinya, kata Awi, pengunjung juga akan di-screening dengan memasang pintu metal detector. "Untuk pengamanan natal dan tahun baru kita ada Operasi Lilin, tentunya gereja-gereja juga akan kita amankan," kata Awi di Mabes Polri, Senin (12/12/2016).

Sebelumnya, tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap lima teroris di beberapa lokasi. Kelompok teroris jaringan Jamaah Anshorut Daulah Khilafah Nusantara (JADKN) ini merencanakan pengeboman di kawasan objek vital nasional.

Rencana amaliyah tersebut akan dilakukan oleh tersangka seorang perempuan, Dian Yulia Novi. Sedianya, aksi tersebut akan dilakukan pada Minggu (11/12/2016) pagi saat pergantian jaga Paspampres di Istana.

"Tentunya peningkatan kewaspadaan selalu ada, kita tidak boleh lengah dan tim Densus pun masih terus bekerja untuk mengembangkan jaringan ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Awi Setiyono.

Dirinya juga mengimbau agar pengamanan dalam objek vital untuk meningkatkan kewaspadaan. "Kita berikan imbauan, minimal stake holder harus lakukan pengamanan juga," lanjutnya.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Contributors