• Metal Detector For Security

    JL. RADIN INTEN II NO. 62 DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR/ 021 8690 6770 / 021 8690 6777 SALES@METALDETECTORINDONESIA.COM - WWW.METALDETECTORINDONESIA.COM

  • Metal Detector For Security

    JL. RADIN INTEN II NO. 62 DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR/ 021 8690 6770 / 021 8690 6777 SALES@METALDETECTORINDONESIA.COM - WWW.METALDETECTORINDONESIA.COM

  • Metal Detector For Security

    JL. RADIN INTEN II NO. 62 DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR/ 021 8690 6770 / 021 8690 6777 SALES@METALDETECTORINDONESIA.COM - WWW.METALDETECTORINDONESIA.COM

Wednesday, 28 December 2016

Penjagaan Stasiun Purwokerto Libatkan Metal Detector dan Anjing Pelacak

Penjagaan Stasiun Purwokerto Libatkan Metal Detector dan Anjing Pelacak
Stasiun Purwokerto

Bagi Anda yang akan naik kereta api di Stasiun Besar Purwokerto, jangan kaget jika nanti ada pemeriksaan yang lebih ketat. Pemeriksaan dilakukan personel gabungan PT KAI dan aparat kepolisian. Pemeriksaan juga dilakukan menggunakan peralatan metal detector dan anjing pelacak. 

Manajer Humas Daop V Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, selama Natal dan tahun baru, jumlah penumpang kereta api mengalami peningkatan yang signifikan. Sehingga perlu adanya pelayan ekstra, termasuk pelayanan pengamanan agar bisa memberikan keamanan bagi para penumpang

“Ini tujuannya untuk meningkatkan pelayanan keamanan. Kalau metal detector ini sangat parsial banget, sedangkan peningkatan keamanan kami ada tim dari intern dan tim dari aparat keamanan juga,” kata Ixfan kepada Radarmas.

Total personel dari tim gabungan yang dipersiapkan untuk pengamanan di wilayah DAOP V Purwokerto mencapai ribuan personel, yang terdiri dari TNI dan Polri sebanyak 40 orang, serta dari intern KAI sebanyak 1.208 orang. Mereka tersebar di beberapa titik wilayah Daop V.

Ia mengatakan, peningkatan keamanan ini dilakukan selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru. Dimulai sejak Jumat (23/12) sampai Sabtu (8/1) mendatang. Karena pada masa itu, peningkatan jumlah penumpang bisa mencapai 100 persen, bahkan lebih.

“Masa tersebut (Natal dan tahun Baru) jumlah penumpangnnya lebih, jadi perhatiannya juga lebih, dan konsentrasinya juga. Okupansi rata-rata 90 persen. Pengamanan metal detector dan anjing pelacak diberlakukan mulai hari ini (kemarin, red) sampai tanggal 8 Januari nanti,” ujar dia.

Diakui adanya pengamanan ekstra tersebut, kenyamanan penumpang akan sedikit terganggu. Namun demikian, upaya pengamanan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan ancaman teror sehingga diharapkan penumpang justru akan merasa lebih aman.
Share:

Sunday, 18 December 2016

Polri Perketat Pengawasan Gereja dengan Metal Detector

Nantinya, kata Awi, pengunjung juga akan di-screening dengan memasang pintu metal detector. "Untuk pengamanan natal dan tahun baru kita ada Operasi Lilin, tentunya gereja-gereja juga akan kita amankan," kata Awi di Mabes Polri, Senin (12/12/2016).
Pintu Metal Detector
Pasca dibekuknya anggota teroris di beberapa tempat berbeda pada Sabtu lalu, Polri makin memperketat pengaman terhadap gereja dan objek vital lainnya. Peningkatan pengamanan ini juga dilakukan mengingat perayaan Natal 2016 dan tahun baru 2017 yang semakin dekat.

Kabag Mitra Divisi Humas Polri Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, pengamanan ekstra ketat bakal difokuskan pada gereja-gereja yang memiliki potensi gangguan kerawanan terhadap aksi yang tidak diinginkan.

Nantinya, kata Awi, pengunjung juga akan di-screening dengan memasang pintu metal detector. "Untuk pengamanan natal dan tahun baru kita ada Operasi Lilin, tentunya gereja-gereja juga akan kita amankan," kata Awi di Mabes Polri, Senin (12/12/2016).

Sebelumnya, tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap lima teroris di beberapa lokasi. Kelompok teroris jaringan Jamaah Anshorut Daulah Khilafah Nusantara (JADKN) ini merencanakan pengeboman di kawasan objek vital nasional.

Rencana amaliyah tersebut akan dilakukan oleh tersangka seorang perempuan, Dian Yulia Novi. Sedianya, aksi tersebut akan dilakukan pada Minggu (11/12/2016) pagi saat pergantian jaga Paspampres di Istana.

"Tentunya peningkatan kewaspadaan selalu ada, kita tidak boleh lengah dan tim Densus pun masih terus bekerja untuk mengembangkan jaringan ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Awi Setiyono.

Dirinya juga mengimbau agar pengamanan dalam objek vital untuk meningkatkan kewaspadaan. "Kita berikan imbauan, minimal stake holder harus lakukan pengamanan juga," lanjutnya.
Share:

Sunday, 20 November 2016

Lapas Pondok Rajeg Memasang Alat Metal Detektor

Ada Tahanan Teroris, Lapas Pondok Rajeg Punya Alat Metal Detektor untuk Pengunjung
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Cibinong semakin memperketat keamanannya dengan memasang alat metal detektor. 

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Cibinong semakin memperketat keamanannya dengan memasang alat metal detektor.

Lapas kelas II A Cibinong berlokasi di Jalan Pondok Rajeg, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kasi Administrasi Kamtib Lapas kelas II A Cibinong, Basuki Surjono mengatakan, pemasangan alat metal detektor ini sudah dilakukan sejak Januari 2016.

"Yang paling kami khawatirkan karena ada tahanan teroris di sini," terangnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (17/2/2016).

Lebih lanjut dia menambahkan, saat ini di lapas tempatnya bekerja terdapat 10 orang nara pidana kasus teroris yang patut untuk diwaspadai.

"Jadi ketika ada pengunjung yang membawa benda mengandung logam terutama senjata akan terdeteksi oleh alat itu, petugas kami juga melakukan penggeledahan dulu kepada semua pengunjung yang masuk," kata dia.

Pantauan TribunnewsBogor.com, pengunjung yang masuk ke lapas pondok rajeg itu harus melalui beberapa tahap pemeriksaan.

Dari mulai barang bawaan seperti tas yang harus periksa, penggeledahan tubuh pengujung dan terakhir melewati alat metal detektor yang terpasang dipintu masuk lapas itu.
Share:

Thursday, 17 November 2016

Ikuti Gelar Perkara Ahok! Undangan Harus Lalui Pintu Metal Detektor

Ikuti Gelar Perkara Ahok, Undangan Harus Lalui Pintu Metal Detektor
Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat melalui metal detector

Ratusan tamu undangan hadir dalam gelar perkara dugaan penistaan agama dengan terlapor Gubernur non aktif DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rupatama Mabes Polri, Selasa (14/11/2016).

Mereka yakni pimpinan sidang Kabareskrim Komjen Ari Dono, penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum, 13 pelapor, kubu kuasa hukum terlapor, 20 saksi ahli, kompolnas, Ombudsman dan lainnya.

Pantauan Tribunnews.com, para tamu undangan yang hadir ke rupatama Mabes Polri harus melalui meja tamu yang dijaga oleh Polwan. Disana mereka harus dicatat identitasnya.

Selanjutnya mereka akan melalui pintu metal detektor, dan menitipkan barang bawaan termasuk tas ke beberapa loker yang telah disiapkan.

Berlanjut saat menuju ke pintu utama Rupatama, mereka harus diperiksa lagi oleh pihak Propam. Setelah itu baru bisa duduk di kursi-kursi yang telah disediakan.

Prosesi gelar perkara kini tengah berlangsung dipimpin oleh Kabareskrim Komjen Ari Dono.
Duduk di kiri kanan Kabareskrim, Ketua STIK PTIK, Irjen Sigit Tri Hardjanto dan Sahli Bidang Manajemen, Irjen Arif Sulistyo.‎ Saat ini gelar perkara tengah berlangsung.

Selanjutnya di posisi atas Kabareskrim dan di depan kabareskrim ada pengawas ekternal‎ yakni Kompolnas dan Ombudsman.

Lalu di sisi kiri Kabareskrim ada : kelompok penyidik yang diketuai oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Agus Andrianto yang menggunakan kemeja putih.
Share:

Wednesday, 9 November 2016

Jual Walkthrough Metal Detector (Pintu Metal Detector)

Jual Pintu Metal Detector Murah (walk trough metal detector)
Pintu Metal Detector

Walk Through Metal Detector adalah sebuah pintu untuk mendeteksi  adanya logam dan benda-benda tajam, pintu metal detector ini biasanya diaplikasikan di bandara, stasiun dan pintu masuk perhotelan berbintang, juga tempat umum lainnya, oleh karena itu walk through sangat penting untuk keamanan.

Mengingat banyaknya tindakan kriminalitas diberbagai tempat ramai pengunjung, alat ini banyak membawa manfaat terhadap tempat tempat tersebut, agar tidak adanya lagi tindak kriminal. Pengunjungpun tidak was-was lagi akan hal tersebut. Walk through metal detector atau yang sering disebut pintu metal detector ini dapat mengurangi tindak kejahatan yang ada diIndonesia dan Negara tetangga.

Seringkali satpam lalai dengan keamanan yang seharusnya diperketat agar tidak ada lagi perampokan dan tindak kejahatan lainnya. Sering kali mall-mall besar menjadi target para oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk aksinya, maka dari itu segenap keamanan Indonesia menyarankan  agar ditambahnya alat-alat keamanan seperti Walktrough Metal Detector dan Handheld Metal Detector.


Share:

Wednesday, 28 September 2016

Perampokan Pondok Indah, Polisi Gunakan Metal Detector Cari Senpi!

Perampokan Pondok Indah, Polisi Gunakan Metal Detector Cari Senpi!
Perampokan Pondok Indah
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, pihaknya tengah melacak satu senjata api (senpi) yang diduga berada di rumah mantan Vice President ExxonMobil, Asep Sulaiman‎. Hasil penyelidikan pihaknya menunjukkan bahwa aksi perampokan dan penyanderaan di kompleks elite Pondok Indah itu‎ menggunakan tiga buah senpi.

"Kita akan mencari satu senpi lagi. Kalau tidak ditemukan kita akan mencarinya dengan menggunakan metal detector. Kalau dari mana asal senpi masih dilakukan penyelidikan," ‎kata Hendy saat melakukan pra-rekontruksi di lokasi, Selasa (13/9/2016).

Polisi mengetahui jumlah lima orang pelaku dalam aksi perampokan saat melakukan penyelidikan di Hotel Asri, Ciputat, Tangerang Selatan. "Saat diperiksa di sana. Diketahui ada lima orang pelaku. Sebelumnya AJS mengatakan pelaku empat orang," jelas Hendy.

Hendy menegaskan, motif kejahatan pelaku murni perampokan. Asep diketahui baru pensin di ExxonMobil dan mendapatkan uang pensiun dalam jumlah besar.

"Sampai sekarang motif itu murni perampokan. Dan adanya perubahan itu artinya alibi yang dibentuk untuk mengalihkan kejahatannya," ujar Hendy.

‎Dia memastikan, penyidik telah menelusuri barang bukti dari handphone para pelaku. Hasilnya, diketahui adanya pesangon dalam jumlah besar milik korban yang telah lama diincar.

"‎Penyidik ini sudah menguji alibi mereka dan kalau kita berdasarkan barang bukti elektronik. Bahwa ada uang besar dan ada pesangon yang cukup besar atas aksi kejahatan ini," pungkasnya.

http://news.okezone.com/read/2016/09/13/338/1488175/perampokan-pondok-indah-polisi-gunakan-metal-detector-cari-senpi
Share:

Tuesday, 20 September 2016

Handheld Metal Detector Untuk Keamanan Mall

Handheld Metal Detector Untuk Keamanan Mall
MCD-3003B1 Handheld Metal Detector
Tahun ini sistem keamanan di Indonesia sangatlah minim. Dimana terjadi kesalah pahaman penggunaan kekuasaan oknum-oknum tersebut. Seperti yang kita ketahui bahwa di Indonesia belakangan ini banyak pengeboman pada Mall-mall besar di Indonesia.

Kondisi keamanan di Indonesia sudah sampai pada zona tidak aman bahkan bisa dibilang berada dititik peringatan. Hal tersebut dapat dilihat dari aksi-aksi anarkis yang menyebabkan perusakan fasilitas dan saling baku hantam bahkan menimbulkan korban yang banyak berjatuhan. Konflik antar satuan institusi, bentrok antar warga ataupun antar organisasi harus bisa dihindarkan agar keamanan masyarakat tidak terganggu. 

Pertengahan tahun 2016 pihak keamanan Indonesia telah meningkatkan keamanan berupa pembekalan alat-alat keamanan yang sangat efisien berupa metal detector. Tidak sedikit Mall-mall besar serta perusahaan kini telah menggunakan Handheld metal detector.

Dengan adanya alat tambahan tersebut kini keresahan masyarakat semakin berkurang,  dan semakin berkurangnya kejahatan yang terjadi diberbagai tempat-tempat tertentu. Kini tidak bisa dipungkiri bahwa handheld metal detector sangat amat dibutuhkan dalam sitem keamanan di Indonesia.

Jika kejahatan ataupun teror terus menerus terjadi di Negara ini, maka butuh pengawaasan ketat bagi security ataupun kita sendiri dalam menjaga keselamatan. Maka tambahan alat keamanan tersebut harus disebar luaskan diberbagai tempat perindustrian, pasar swalayan dan tempat umum ramai pengunjung lainnya.

Handheld metal detector adalah alat keamanan genggam yang mudah dibawa dan mendeteksi benda metal seperti pistol dan benda tajam lainnya dengan akurat. Olehnya pemerintah indonesia menganjurkan adanya alat ini diberbagai tempat umum dari kelas menengah maupun kelas atas, karena harga alat tersebut bisa dibilang cukup murah dibandingkan metal detector lainnya.

http://www.metaldetectorindonesia.com/article/detail/19/handheld-metal-detector
Share:

Tuesday, 13 September 2016

International Eight Festival Dilengkapi Metal Detector

International Eight Festival Dilengkapi Metal Detector
International Eight Festival
Makassar punya acara menarik, sangat bagus. Makassar International Eight Festival and Forum (F8), namanya. Festival adalah panggung besar Makassar sebagai upaya menyatukan pandangan dunia internasional terhadap kota ini, digelar di Pantai Losari Makassar, 8-10 September 2016. Dengan sebuah harapan, festival ini membuat budaya Makassar bahkan Sulawesi Selatan dikenal dunia.

Pelaksanaan F8, bukan sekadar festival. Kegiatan ini dipercaya bakal menguatkan posisi Sulsel, khususnya Makassar sebagai pilar kekuatan nasional. Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional yang sedang terpuruk, dan Makassar dianggap mampu mempertahankan eksistensi daerah

Seluruh pintu masuk di Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) dilengkapi dengan metal detector. Wakil Ketua F8 Bukti A Djufri mengatakan alat detector ini berpungsi untuk mencegah masuknya benda tajam atau alat yang dapat mengancam keselamatan para pengunjung.

"F8 harus aman terkendali hingga hari terakhir," ujar Bukti, Jumat (9/9/2016).
Pantauan tribun-timur.com, petugas keamanan yang berjaga dalam pintu masuk F8 yakni Polisi dan Satpol PP Makassar.

Hingga kini sekitar delapan belas negara termasuk kota di Indonesia menyampaikan kesediaannya berpartisipasi dalam beragam item festival. F8 akan menampilkan kekayaan budaya empat etnis besar di Sulawesi Selatan yaitu Makassar, Bugis, Toraja, dan Mandar.
Share:

Wednesday, 10 August 2016

Petugas Keamanan Mall Di Palembang Dibekali Alat Metal Detector

Petugas Keamanan Mall Di Palembang Dibekali Alat Metal Detector
Pasca ledakan bom yang diduga dilakukan oleh sekelompok teroris di kawasan Sarinah Jakarta Pusat pada Kamis siang. Polda Sumsel langsung meningkatkan level siaga di wilayah Sumsel dan telah menyiapkan tim gegana di sejumlah titik. Salah satunya mall yang terletak di kawasan Jalan Letnan Kolonel Iskandar.

Wendiansyah Supervisor Marketing Mall mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pengamanan ketat dengan mendapatkan personil tambahan dari Polda Sumsel sebanyak 6 orang. Pengamanan dilakukan mulai dari area parkir hingga area pintu masuk mall, dengan setiap petugas jaga dibekali alat pembaca metal detektor. Meski pengamanan diperketat, pihak mall masih memberikan pelayanan terbaik untuk pengunjung.

Selain itu, pihak manajemen mall menugaskan personil pengamanan untuk menjaga outlet waralaba milik asing. Peningkatan level siaga di wilayah Sumsel ini menjadi panutan yang bagus untuk setiap mall yang ada di Indonesia, penggunaan metal detector untuk keamanan sudah diterapkan dibeberapa Mall untuk mengantisipasi ledakan bom dan baku tembak.

Petugas juga melakukan sterilisasi bagi para pengunjung Mall, baik itu tamu, panitia, maupun umum. Para pengunjung dan barang bawaannya sebelum masuk terlebih dulu diperiksa menggunakan metal detector.

Peningkatan keamanan ini benar-benar membantu masyarakat untuk berbelanja dengan tenang di Mall wilayah Palembang tersebut, semua pengunjung tidak perlu resah akan adanya teroris yang akan menyusup.Walaupun begitu Wendiansyah selaku Supervisor Marketing Mall menghimbau untuk tetap berjaga jaga dan menjaga anak dibawah umur untuk selalu diawasi pendampingnya.




Share:

Hand Held Metal Detector Untuk Keamanan

Hand Held Metal Detector Untuk Keamanan
MCD-3003B1
Sistem keamanan di Indonesia sangatlah minim. Dimana terjadi kesalah pahaman penggunaan kekuasaan oknum-oknum tersebut. Kini banyak orang luar negeri yang enggan datang keIndonesia karena keamanannya yang sangat minim. Bahkan masyarakat Indonesia sendiripun mengakui kurangnya keamanan tersebut.

Kondisi keamanan di Indonesia sudah sampai di zona tidak aman bahkan bisa dibilang berada dititik peringatan. Hal tersebut dapat dilihat dari aksi-aksi anarkis yang menyebabkan perusakan fasilitas dan saling baku hantam bahkan menimbulkan korban yang banyak berjatuhan. Konflik antar satuan institusi, bentrok antar warga ataupun antar organisasi harus bisa dihindarkan agar keamanan masyarakat tidak terganggu.

Karena banyaknya laporan keamanan yang minim tersebut, kini adanya metal detector sangat membantu sistem keamanan diIndonesia bahkan negara tetangga.
Hand Held Metal Detector adalah alat pendeteksi logam, yaitu sebuah alat yang mampu mendeteksi keberadaan logam dalam jarak tertentu. Hand Held Metal Detector sangat berguna atau biasa digunakan oleh petugas keamanan untuk memastikan setiap orang yang akan memasuki area tertentu bebas dari benda berbahaya seperti pistol, bom, ataupun senjata tajam.

Hand Held Metal Detector biasa digunakan oleh petugas keamanan di berbagai gedung/tempat umum, misalnya: Bandara, Pelabuhan, Stasiun, Bank, Hotel, Restoran, Mall, Gedung, dan tempat umum lainnya. 

Fungsi Hand Held Metal Detector adalah mendeteksi segala jenis benda yang terbuat dari logam, termasuk BOM, SENJATA API & SENJATA TAJAM, sehingga tindak kejahatan dan hal yang tidak diinginkan dapat diminimalisir (diperkecil). Hand Held Metal Detector disertai dengan alarm/sirine seperti yang biasa dipakai oleh polisi. Alat ini berbentuk seperti raket dan juga ringan karena bahan dasarnya adalah ABS.

Cara penggunaannya juga mudah dan TIDAK memerlukan perawatan khusus yang menyulitkan Anda. Dengan harga yang sangat terjangkau, alat ini sangat cocok untuk Anda yang berprofesi sebagai security/petugas keamanan, perusahaan jasa pengamanan, ataupun perusahaan-perusahaan yang ingin menerapkan peralatan keamanan. Maka untuk itu, gunakan Hand Held Metal Detector.
Share:

Sunday, 7 August 2016

Ribuan Personel Keamanan Dikerahkan di Arena Olimpiade Rio de Janeiro 2016

Ribuan Personel Keamanan Dikerahkan di Arena Olimpiade Rio de Janeiro 2016
Olimpiade Rio 2016, adalah ajang olahraga internasional utama yang diselenggarakan di Rio de Janeiro, Brasil, dari tanggal 5 sampai 21 Agustus 2016. Lebih dari 11.000 atlet dari 206 Komite Olimpiade Nasional (KON), termasuk dari Kosovo dan Sudan Selatan yang ikut serta untuk pertama kalinya, akan berpartisipasi dalam ajang ini.[2] Dengan 306 keping medali, ajang ini akan mempertandingkan 28 cabang olahraga Olimpiade — termasuk rugbi sevens dan golf, yang ditambahkan oleh Komite Olimpiade Internasional (KOI) pada tahun 2009. Ajang olahraga ini akan berlangsung di 33 gelanggang olahraga di kota tuan rumah serta di 5 gelanggang olahraga di kota São Paulo, Belo Horizonte, Salvador, Brasília (ibu kota negara), dan Manaus.

Panitia Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brasil, cukup serius soal keamanan penyelenggaraan pesta olahraga sejagat itu. Ribuan personel keamanan dikerahkan di arena-arena pertandingan dan berbagai sudut kota.

Di setiap pintu masuk arena pertandingan, perkampungan atlet, dan media center, juga dilengkapi dengan metal detektor untuk memeriksa barang-barang yang dibawa. Petugas penjaga pun dengan cermat memeriksa ID Card orang-orang yang masuk, sesuai dengan fungsi masing-masing. ID card wartawan tidak bisa masuk perkampungan atlet, dan sebaliknya ID atlet tidak bisa masuk media center tanpa izin khusus.

Namun imbas dari pemeriksaan ketat tersebut adalah panjangnya antrean untuk masuk ke tempat-tempat yang terkait Olimpiade. Misalnya, yang terlihat di Stadion Maracana, tempat acara pembukaan Olimpiade ke-31 pada Jumat malam waktu setempat (Sabtu pagi WIB). Antrean panjang penonton yang akan masuk stadion hingga lebih dari 200 meter dan butuh waktu hampir dua jam untuk sampai ke pintu pemeriksaan.

Untuk melewati pemeriksaan pada alat metal detector, setiap orang perlu waktu hampir satu menit karena harus mengeluarkan semua barang yang mengandung metal. Namun begitu melewati pemeriksaan, arus penonton pun lancar karena petugas segera memandu arah mereka menuju tribun.
Share:

Tuesday, 2 August 2016

Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kg Sabu Dengan Metal Detector

Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kg Sabu Dengan Metal Detector
Aparat keamanan (Aviation Security/Avsec) Terminal 1B Keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten berhasil menggagalkan aksi penyelundupan narkoba berjenis sabu seberat 1,5 kilogram (kg), Rabu dini hari (6/7), sekitar pukul 02.00 Waktu Indonesia bagian Barat (WIB).

Haerul Anwar, Public Relation Manager PT Angkasa Pura II (Persero) mengungkapkan, pihak keamanan berhasil menemukan beberapa paket sabu yang dibawa seorang calon penumpang berinisial R. Aksi ini dapat digagalkan petugas Avsec usai berbunyinya notifikasi alarm walkthrough metal detector (WTD) Security Check Point I.

"Awalnya petugas keamanan kami mencurigai calon penumpang, karena gelagatnya yang tidak biasa. Kemudian, setelah melewati pengecekan WTD ternyata memang berbunyi dan diperiksa kembali, baru kemudian ditemukan narkoba jenis sabu tersebut," ungkap Haerul kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/7).

Haerul menjelaskan, saat pemeriksaan ulang, R sempat berkilah terkait narkoba yang dibawanya. Namun, ia akhirnya ia diketahui membawa narkoba jenis sabu.Petugas Avsec menemukan satu paket sabu di kantong belakang celana calon penumpang, sedangkan beberapa paket lainnya sebanyak 1 kg ditempelkan di bagian paha di bawah celana yang dikenakannya menggunakan lakban. Secara keseluruhan, paket sabu tersebut berjumlah 1,5 kg.

Narkoba ini rencananya akan diselundupkan calon penumpang menuju kota Palu, Sulawesi Tengah, dengan menumpang penerbangan maskapai Lion Air JT720 dengan jadwal penerbangan yang tak berjarak jauh dari saat sabu ditemukan.Dalam menindaklanjuti hal ini, petugas Avsec kemudian menggiring calon penumpang ke kantor Satuan Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Bandara Soekarno Hatta untuk diproses lebih lanjut.

"Setelah ditemukan sabu itu, kami langsung menyerahkan ke Polres Bandara untuk diproses sesuai dengan ketentuan pelanggaran hukum yang dilakukan calon penumpang. Jadi, lebih lanjut akan ditindak oleh Polres," tutur Haerul.

Terkait kelanjutan kasus ini, pihak Satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno Hatta mengatakan, belum dapat memberikan informasi lebih karena masih melakukan proses peninjauan kasus.Pasca kejadian ini, AP II berencana untuk menambah pengawasan dan pemeriksaan guna memperketat keamanan bandara.

Haerul bilang, dalam memperketat keamanan ini, otoritas bandara tidak hanya menugaskan petugas Avsec, tetapi juga dibantu dari pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), terutama pada keamanan alaat Metal Detector.

Selanjutnya, AP II akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait pemusnahan barang bukti narkoba, yakni salah satunya penggunaan rutin oleh BNN terhadap alat pembakar sampah atau incinerator untuk memusnahkan narkoba dari hasil penangkapan.
Share:

Sunday, 24 July 2016

Penumpang KA Kediri Diperiksa Dengan Metal Detector

Calon penumpang KA di Stasiun Kota Kediri mulai diperiksa dengan peralatan metal detector. Pemeriksaan dengan metal detector ini dilakukan pasukan Brimob yang di BKO pengamanan Natal dan Tahun Baru.

"Di tempat kami sudah tiba satu regu pasukan Brimob yang akan memeriksa calon penumpang dengan metal detektor. Pemeriksaan ini hanya untuk pengamanan saja," ungkap Yuliono, Kepala Stasiun Kota Kediri usai Rakor Operasi Lilin Semeru 2014 di Mapolres Kediri Kota, Senin (22/12/2014).

Pemeriksaan dengan metal detector personel Brimob ini akan dilakukan mulai Selasa (23/12/2014). Namun pemeriksaan dilakukan secara acak dengan memeriksa benda-benda yang dicurigai.

"Pemeriksaan dengan metal detector ini merupakan instruksi dari pusat yang harus kami laksanakan. Pada moment-moment tertentu juga kami lakukan pemeriksaan dengan metal detector," jelasnya.

Dijelaskan Yuliono, menjelang Natal dan Tahun Baru sudah mulai ada peningkatan penumpang di Stasiun Kota Kediri antara 15 - 20 persen.

"Mayoritas penumpang sudah punya tiket sehingga tidak ada antrian pembelian," jelasnya.

Sebagian besar tiket KA juga sudah habis terjual. Hanya KA Gajayana dan KA Majapahit tujuan Jakarta saja tiketnya yang masih tersedia untuk tanggal pemberangkatan 26 Desember 2014 hingga 5 Januari 2015.

Meski terjadi peningkatan penumpang, tidak ada penambahan gerbong. Namun ada tambahan pemberangkatan KA dari Stasiun Madiun.
Share:

Wednesday, 13 July 2016

Penyelundupan 94 iPhone! Digagalkan Oleh Alat Metal Detector

Penyelundupan 94 iPhone! Digagalkan Oleh Alat Metal Detector
Dua hari ini di beberapa media dikabarkan tentang adanya percobaan aksi penyelundupan, namun kejadian kali ini bukanlah penyelundupan narkoba yang marak terjadi, melainkan adalah penyelundupan iPhone.

Kejadian tersebut terjadi di China, dimana harga iPhone disana memang termasuk mahal. Untuk perbandingan aja, kalau harga iPhone di Amerika yaitu $649, namun kalau di China sana bisa mencapai $872, terpaut cukup banyak juga ya selisih harganya.

Biasanya sih kalau aksi penyelendupan itu dilakukan dengan rapi dan teratur ya gais, pokoknya biar sebisa mungkin tidak ketahuan oleh pihak yang berwajib. Namun penyelundupan yang dilakukan di China ini benar-benar aneh dan terkesan konyol. Seperti kurang perencanaan yang matang dari pelakunya, atau malah memang aksi penyelundupan tersebut tidak direncanakan.

Percobaan penyelundupan iPhone tersebut dilakukan oleh seorang pria dan ia ditangkap sesaat setelah ia melewati mesin metal detector di bandara. Jumlah iPhone yang coba untuk diselundupkan juga tidak main-main loh gais, yaitu mencapai 94 buah iPhone.

Lantas bagaimana cara yang dilakukan oleh orang tersebut untuk menyelundupkan 94 iPhone? Caranya bisa dibilang konyol, yaitu dengan mengikatnya di badan dan kakinya. 94 iPhone tersebut ditata sedemikian rupa melingkari badan dan juga kaki, lalu diikat biar tetap bisa menempel di tubuh pria tersebut.

Dengan begitu, pelaku merasa percaya diri bahwa 94 iPhone yang diikatkan di tubuhnya tidak akan jatuh dan ketahuan, tapi ya itu pemikiran dia gais. Nyatanya pihak berwajib malah melihat adanya hal yang aneh dengan pria ini.

Keanehan tersebut dapat terlihat dari cara jalannya yang aneh dan juga bentuk tubuhnya yang menonjol gak karuan, lalu setelah melewati mesin metal detector barulah ketahuan kalau ada 94 buah iPhone terikat di tubuhnya. Namun tidak diketahui model iPhone apa yang pria ini coba selundupkan.

Pria ini mengikatkan semua iPhone tersebut sama seperti kalau teroris mengikatkan bom di tubuhnya gais. Jadi bisa dibayangin kalau bentuk badan dari pelaku malah terlihat aneh dan malah terlihat menyolok. Mungkin pria ini kurang nonton film action ya gais, jadi gak tau cara yang baik dan benar dalam menyelundupkan barang.
Share:

Thursday, 30 June 2016

Keamanan Bandara Dengan Alat Metal Detector

Keamanan Bandara Dengan Alat Metal Detector
Keamanan Bandara
Keamanan dalam Dunia Penerbangan adalah hal yang sangat erat kaitannya, jika kita membicarakan penerbangan pasti yang ada dalam benak kita adalah bagaimana sistem keamanan yang ada di dalam bandara / bagaimana sistem keamanan saat kita sedang berada di dalam pesawat? Oleh karena itu, keamanan telah menjadi bagian yang sangat vital dalam Dunia Penerbangan. Baik untuk Penerbangan Internasional maupun Domestik. Tapi, apakah cukup pengamanan yang dilakukan hanya dengan menggunakan “Metal Detector”?

Di Artikel ini, saya akan mencoba membahas tentang alat-alat apa saja yang dapat digunakan dalam rangka untuk melakukan pengamanan di sekitar daerah Bandara. Pertama, dimulai dari X-Ray Detector. X-ray Detector berguna untuk mendeteksi semua barang bawaan penumpang dengan cara memasukkan barang yang akan diperiksa kedalam X-ray Detector tanpa harus membuka barang yang akan diperiksa tersebut. X-ray pun dibagi menjadi 3, yaitu : X-ray Cabin, X-ray Baggage, dan X-ray Cargo.

Selanjutnya adalah Walk-Through Metal Detector. Walk-Through Metal Detector ini berbentuk seperti pintu yang berfungsi untuk mendeteksi semua barang bawaan yang berada di badan/pakaian calon penumpang yang terbuat dari bahan metal dan logam, seperti senjata api, senjata tajam, dan lain lain.

Selanjutnya adalah alat yang sering kita lihat dibawa dan digenggam oleh petugas pengamanan Bandara yaitu Hand-Held Metal Detector. Hand-Held Metal Detector berguna untuk mendeteksi posisi/letak barang bawaan yang terdapat di pakaian atau dibadan calon penumpang yang berbahan dasar metal ataupun logam.

Alat yang termasuk kedalam salah satu pengamanan terpenting di Bandara, yaitu CCTV (Closed Circuit Television). CCTV (Closed Circuit Television) adalah suatu alat yang berguna untuk memantau situasi dan kondisi secara visual di sekitar lingkungan Bandara dan merekamnya untuk keperluan investigasi jika terjadi hal-hal yang membahayakan Bandara.

Alat selanjutnya adalah Explosive Detection System. Alat yang bentuknya hampir sama dengan X-ray detector ini memiliki fungsi yang cukup penting, yaitu untuk mendeteksi barang bawaan, cargo, bagasi yang didalamnya terdapat bahan peledak atau barang berbahaya lainnya yang mudah meledak. Pada Bandara Internasional biasanya tidak hanya menempatkan Explosive Detection System di check bagagge saja, tetapi di seksi cargo pada saat pemeriksaan cargo sebelum dikemas dan dimasukkan kedalam pesawat.

Dari alat-alat pembantu pengamanan yang tercantum diatas, menurut saya memang wajib dimiliki untuk setiap Bandara diseluruh Dunia, baik yang Internasional maupun Domestik. Karena, keselamatan dan keamanan para penumpang merupakan tujuan utama dalam penerbangan, serta Bandara yang memiliki sistem pengamanan yang baik akan lebih mudah mendapatkan lisensi dan kepercayaan dari Organisasi Penerbangan Dunia seperti ICAO, IATA, Maskapai Penerbangan dan yang terpenting dari penumpang.
Share:

Tuesday, 28 June 2016

Stasiun Purwokerto Memperketat Keamanan Dengan Metal Detector

Stasiun Purwokerto Memperketat Keamanan Dengan Metal Detector
Metal Detector Sebagai Keamanan
Tribratanewspolresbanyumas – Jajaran kepolisian resor Banyumas terus meningkatkan kewaspadaan dengan melaksanakan kegiatan pengamanan di lokasi pusat keramaian salah satunya di Stasiun Daop V Purwokerto. Minggu (17-1-2016).
Dengan menggunakan Metal Detector, mini camera dan search mirror, personel dari Unit Dalmas Sat Sabhara memeriksa satu per satu kendaraan yang masuk ke stasiun Purwokerto.

Kepala Kepolisian Resor Banyumas Ajun Komisaris Besar Polisi Gidion Arif SetyawanS.Ik,SH,M.Hum menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan antisipasi pencegahan terhadap aksi teror yang terjadi di ibukota.

“Setiap penumpang yang datang dan pergi melalui stasiun akan kami periksa barang bawaannya. Memang hal ini sedikit mengganggu akan tetapi kami lakukan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman,” ucap Kapolres.

Sementara itu Kapolsek Purwokerto Barat Ajun Komisaris Polisi Susanto,SH menambahkan terkait penjagaan di stasiun akan dilaksanakan secara terjadwal oleh anggota Polsek.

“Kami akan menempatkan anggota di sini untuk berjaga-jaga mengingat stasiun merupakan salah satu obyek vital yang harus mendapatkan pengamanan ekatra pasca teror di Jakarta beberapa waktu lalu,” imbuh Kapolsek.

Kapolres juga berharap masyarakat bisa bekerja sama dengan bersedia untuk diperiksa barang bawaan dan kendaraanya demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Banyumas.
Share:
Powered by Blogger.

Contributors